Implementasi Smart Farming dalam Budidaya Hidroponik melalui Agrosmart 2026
Sleman, DIY – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Yogyakarta kembali sukses menyelenggarakan Kelas Pelatihan Profesi Agrosmart 2026. Program ini dilaksanakan dalam tiga rangkaian pada 12 September, 26 September dan 18 Oktober di Green House Madania Multi Farm, Jalan Karangsari Wetan, Gg. Mijil Jl. Gedongkuning, Pringgolayan, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mengusung tema “Implementasi Smart farming guna Mewujudkan Budidaya Hidroponik yang Efisien dan Produktif”, kegiatan ini berhasil membekali mahasiswa dengan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis dalam implementasi smart farming. Agrosmart merupakan program kerja Divisi Penelitian dan Pengembangan HMPS Agroteknologi yang dirancang untuk memberikan pelatihan dan praktik lapangan guna memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa.
Pembekalan Teori hingga Praktik Lapangan
Pada rangkaian pertama (12 September), kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyampaian materi oleh Dr. Bambang Supriyanta S.P. M.P. mengenai konsep budidaya berbasis smart farming. Sesi dilanjutkan dengan paparan materi budidaya melon premium oleh Edi Rahmat Hidayat.
Peserta medapatkan materi berupa tahapan budidaya, mulai dari pengaplikasian IoT, persiapan budidaya, penanaman, pemeliharaan, hingga permasalahan dan solusi dari budidaya melon.
Pada rangkaian kedua (26 September), mahasiswa memperoleh pengalaman berupa persiapan benih, pemanenan, pengenalan smart farming dan uji tingkan kemanisan menggunakan brix meter. Peserta juga dikenalkan pada tahapan-tahapan budidaya hingga pasca panen dari prosedur budidaya melon Green House Madania. Materi disampaikan oleh Muhammad Wildan Firdausy, yang merupakan praktisi berpengalaman dalam budidaya melon sistem dengan sistem smart farming.
Pada rangkaian ketiga (18 Oktober), mahasiswa juga memperoleh pengalaman berupa pembuatan pupuk AB Mix dan proses pindah tanam. Peserta juga dikenalkan pada penggunanan campuran-campuran pupuk untuk penyampuran AB Mix dan rahasia proses pindah tanam yang optimal untuk budidaya melon Green House Madania. Materi disampaikan oleh Muhammad Wildan Firdausy, yang merupakan praktisi berpengalaman dalam budidaya melon sistem dengan sistem smart farming.
Menumbuhkan Kesadaran Pertanian Modern
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga wawasan mengenai pentingnya penggunaan smart farming dalam keberlangsungan pertanian. Interaksi langsung dengan praktisi memberikan insight baru bagi peserta untuk memahami realitas dunia pertanian budidaya melon premium.
Ketua pelaksana menegaskan bahwa Agrosmart 2026 diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam sektor pertanian. “Dengan pengaplikasian smart farming pada budidaya tanaman melon, diharapkan memudahkan pertanian kedepannya untuk menambah produktifitas dan meningkatkan mutu dan hasil dari komoditas” ujarnya.